Kamis, 19 Juni 2014

Judul Spesial "Tara"

aku hanya ngetes
Hai, pemirsa! Ini saya baru coba-coba membuat blog dengan mengisi dengan artikel. Semoga bermanfaat bagi pembaca...

ZAT ADIKTIF KIMIA
Zat adiktif adalah semua zat atau bahan kimia yang dapat menimbulkan kecanduan atau ketergantungan pada manusia.
1.       Jenis Zat Adikitif
a.       Narkotika
b.      Psikotropika
c.       Alkohol


A.      Narkotika
Narkotika adalah semua zat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menurunkan atau menyebabkan perubahan kesadaran seseorang, menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan kecanduan.
1.       Opium
Opium verasal dari getah tumbuhan Papaver somniverum yang belum masak.
2.       Ganja
Ganja berasal dari daun tumbuhan Cannabis sativa yang mengandung zat psikoaktif (zat yang dapat mempengaruhi mental dan tingkah laku seseorang.
3.       Kokain
Kokain adalah bubuk putih yang berasal dari daun koka (Erythroxylum). Kokain dahulu digunakan dalam bidang medis sebagai anestesi (obat pembius)lokal. Namun, sekarang kokain tidak lagi digunakan sebagai anestesi karena telah ditemukan bahan psikoaktif lain yang relatif lebih aman.
4.       Heroin
Heroin adalah zat narkotika yang dapat memberikan rasa senang yang luar biasa pada pemakainya sehingga lupa dengan semua masalah yang sedang dihadapinya. Heroin tergolong zat psikoaktif yang paling banyak disalahgunakan orang. Meski heroin berwarna putih  namun di passaran gelap, heroin sering dijumpai dalam berbagai wrana. Zat berbahaya yang disebut dengan putauw juga mengandung heroin. Pemakaian heroin dalam dosis yang tinggi dapat menimbulkan kematian.
5.       Morfin
Morfin adalah zat yang tergolonh opoida alami yang berasal dari getah buah opium. Morfin berupa kristal putih, menyerupai kokain, yang dapat menekan pusat pernafasan. Morfin juga dapat mengganggu siklus menstruasi, sembelit, dan efek samping berbahay a lainnya.
6.       Kodein
Kodein adalah zat analgesik yang lemah. Kekuatan kodein hanay sekitar sperduabelas kekuatan morfin. Kodein sering digunakan sebagai analgesik pada obat batuk yang kuat.



B.      Psikotropika
1.       Amfetamin
Amfetamin adalah zat adiktif yang tergolong stimulan karena dapat mempercepat proses tubuh melalui sistem syaraf pusat. Amfetamin sering disalahgunakan sebagai obat penurun berat badan dan doping bagi olahragawan. Pemakaian amfetamin dalam jangk apanjang dapat menimbulkan ketergantungan.
2.       Ekstasi
Ekstasi adalah salah satu zat`yang mengandung amfetamin. Ekstasi dapat menimbulkan perasaan terlalu segar, tidak mengantuk, dan tidak lekas lelah. Akan tetapi, ekstasi dapat menyebabkan pemakainya mengalami dehidrasi. Hal ini karena pemakai ekstasi biasanya tidak merasa haus. Pemakai ekstasi dalam waktu lama akan mengganggu daya ingat dan sistem koordinasi tubuh (seperti gerakan tangan dan kaki).

C.      Alkohol

Alkohol merupakan contoh zat depresan. Alkohol adalah senyawa kimia yang dikenal  dengan nama etanol (C2H5OH). Alkohol diperoleh dari hasil fermentasi berbagai jenis tanaman. Misalnya singkong dan anggur. Singkong dapat diolah menjadi tapai dan jika diteruskan hingga berapa lama, akan menjadi etanol. Dan buah anggur dapat diolah menjadi minuman yang ada alkoholnya sehingga menjadi minuman keras. Dalam dosis yang rendah, mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan timbulnya perasaan euforia atau kegembiraan yang tidak jelas penyebabnya. Akan tetapi, jika dikonsumsi dalam dosis tinggi dapat menyebabkan mabuk, dan yang lebih parah juga dapat menyebabkan kematian.
                Dalam bidang kedokteran, alkohol merupakan bahan kimia yang sangat besar peranannya. Alohol sering digunakan sebagai cairan pelarut dan dapat digunakan untuk membunuh kuman-kuman atau bakteri  (bahan antiseptik).

D.      Rokok
Rokok adalah gulungan bubuk tembakau yang mengandung senyawa psikoaktif yang disebut nikotin. Asap rokok berbahaya bagi kesehatan. Ketika seseorang merokok, asap rokok akan masuk ke sistem pernafasan hingga ke paru-paru. Orang-orang yanng tidak merokok tetapi berada di dekat perokok akan menghirup asap yang sama, orang seperti ini disebut sebagai perokok pasif. Perokok aktif mauoun pasif mmepunyai risiko yang sama. Mengapa asap rokok begitu berbahaya bagi kesehatan? Bagaimana cara menghindari dan mencegahnya? Marilah kita pelajari lebih jauh di my website !!!!!!!






Zat-zat berbahaya pada rokok

1.       Karbon monoksida (CO)
Karbon monoksida dikenal sebagai zat racun. Gas karbon monoksida akan megikat hemoglobin pada darah manusia sehingga kemampuan fungsi darah untuk mengikat oksigen berkurang.
2.       Nikotin (C 10H14N2)
Nikotin adalah senyawa kima yang dapat menimbulkan efek ketagihan atau ketergantungan serta menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker pada paru-paru. Nikotin pada asap rokok yang diisap hanya membutuhkan waktu 9 detik untuk mencapai otak manusia. Akibatnya, tekanan darah naik, ritm epernafasan meningkat, dan sistem saraf pusat terstimulasi.
3.       Tar
Tar merupakan sisa pembakaran yang dapat kita llihat pada pipa rokok.  Tar adalah zat yang sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kanker  (mengandung  bahan karsinogenik). Warnanya hitam dan lengket yang akan membuat gigi, jari, dan kuku perokok berwarna kuning kehitaman. Selain itu, tar mengakibatkan gerakan rambut getar di saluran pernafasan berhenti. Padahal, rambut getar ini berfungsi untuk mencegah bahan yang berbahaya masuk ke saluran pernafasan.
4.       Nitrogen oksida (N2O)
Pada dosis yang cukup, gas ini dapat menimbulkan keinginan tertawa spontan tanpa sebab.  Namun, gas nitrogen oksida ini dapat menekan rasa sakit pada manusia sehingga digunakan sebagai obat bius di bidang medis.
5.       Hidrogen Sianida (HCN)
Gas hidrogen sianida adalah gas racun yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
6.       Amonia
Amonia adalah gas yang berbau sangat busuk, beracun, dan bersifat korosif.
7.       Metanol
Metanol adalah senyawa kimia dari alkohol yang juga sangat beracun.

Setiap bahan yang terkandung dalam rokok sangat merugikan bagi kesehatan manusia. Akan tetapi, mengapa manusia masih jug amerokok? Jawabnya adalah, berhenti merokok bagi seorang perokok adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Karena menghisap rokok itu rasanya enak. Jadi, perokok sangat sulit untuk berhenti merokok alias kecanduan. Oleh karena itu, kalian tidak boleh mencoba-coba merokok, karena akibatnya akan sangat berbahaya bagi tubuh.

Pengaruh Rokok Bagi Tubuh :
*      Otak : nikotin yang terdapat dalam tokok akan mempengaruhi kinerja otak dan menyebabkan kecanduan.
*      Kulit : kulit menjadi kusamdan cepat keriput karena aliran darah ke kulit berkurang. Mudah terkena psoriaris, yaitu penyakit kulit menahun ynag sangat gatal, ditandai oleh kulit kemerahan, kering, dan mengelupas berupa serpihan berwarna perak.
*      Jari dan kuku : tar membuat jari berwarna kuning dan kuku berwarna hitam.
*      Mata : merokok menyebabkan mata terkena katarak.
*      Mulut : gigi mnejadi berwarna kuning dan nafas berbau. Perokok berisiko terkena kanker mulut, lidah, dan bibir.
*      Tenggorokan : senyawa kimia pada rokok akan merang sang selaput lendir mengeluarkan banyak lendir. Akibatnya, perokok biasanya banyak mengeluarkan dahak dan sering batuk. Perokok juga lebih mudah terserang kanker tenggorokan.
*      Paru-paru : merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, bronkhitis, asma, dan emfisema.
*      Jantung : zat-zat pada rokok membuat jantung berdenyut lebih cepat dan kebih mudah terserang stroke dan serangn jantung.
*      Pembuluh darah ; merokok menyebabkan lapisan sel pada dinding pembuluh darah rusak. Akibatnya, lemak mudah tertimbun dan aliran darah terganggu.

E.         Kafein
Kafein adalah zat psikoaktif yang terkandung dalam kopi, daun teh, dan coklat. Setelah meminum kafein, seseorang akan merasa segar dan bergairah. Akan tetaoi, dalam dosis tinggi, kafein dapat menimbulkan rasa cemas.

Dampak Zat Adiktif

a.       Stimulasi : stimulasi adalah gejala yang terjadi pada sistem syaraf pusat untuk mempercepat proses-proses dalam tubuh. Akibat percepatan proses dalam tubuh, pengguna stimulan akan terlihat sehat, tidak mengantuk, ceria, segar, dsb. Contoh stimulan antara lain, kafein pada kopi, nikotin pada rokok, kokain, dan emfetamin.
b.      Depresi : depresi adalah gejala yang terjadi pada saraf pusatuntuk memperlambat proses dalam tubuh. Depresi menyebabkan tururnnya kesadaran seseorang pada dunia sekelilingnya. Di bidang medis, depresan digunakan untuk mengobati pada orang yang mengalami insomnia (kesulitan tidur). Contoh zat-zat yang tergolong depresan antara lain, alkohol dan obat penenang.
c.       Halusinasi : halusinasi adalah gejala yang terjadi pada syaraf manusia yang menyebabkan khayalan. Halusinasi menyebabkan penderita mendengar suara, melihat benda, dan merasakan berbagai hal yang sebenarnya tidak ada sama sekali. Akibat halusinasi adalah penderita tertawa sendiri, bergerak dan berbicara sendiri tak menentu. Zat yang dapat menyebabkan halusinasi adalah halusinogen. Zat ayang tergolomg halusinigen adalah LSD (lysergic  acid  diethylamide).
Pencegahan bahaya zat adiktif
1.       Jangan sekali-kali mencoba dengan kadar berapapun, dengan jenis apa pun, dan dengan dalih apa pun.
2.       Bergaul dengan orang yang baik-baik.
3.       Dapatkan kasih sayang yang tulus dari keluarga dan membuat keluarga yang harmonis.
4.       Waspada terhadap hidup dan lingkungan. Katakan TIDAK pada narkoba!
5.       Mendekatkan diri pada Tuhan YME.