Zat Adiktif Kimia
Kamis, 19 Juni 2014
Hai, pemirsa! Ini saya baru coba-coba membuat blog dengan mengisi dengan artikel. Semoga bermanfaat bagi pembaca...
Otak : nikotin yang terdapat dalam tokok akan
mempengaruhi kinerja otak dan menyebabkan kecanduan.
Kulit : kulit menjadi kusamdan cepat keriput
karena aliran darah ke kulit berkurang. Mudah terkena psoriaris, yaitu penyakit kulit menahun ynag sangat gatal, ditandai
oleh kulit kemerahan, kering, dan mengelupas berupa serpihan berwarna perak.
Jari dan kuku : tar membuat jari berwarna kuning
dan kuku berwarna hitam.
Mata : merokok menyebabkan mata terkena katarak.
Mulut : gigi mnejadi berwarna kuning dan nafas
berbau. Perokok berisiko terkena kanker mulut, lidah, dan bibir.
Tenggorokan : senyawa kimia pada rokok akan
merang sang selaput lendir mengeluarkan banyak lendir. Akibatnya, perokok
biasanya banyak mengeluarkan dahak dan sering batuk. Perokok juga lebih mudah
terserang kanker tenggorokan.
Paru-paru : merokok dapat menyebabkan kanker
paru-paru, bronkhitis, asma, dan emfisema.
Jantung : zat-zat pada rokok membuat jantung
berdenyut lebih cepat dan kebih mudah terserang stroke dan serangn jantung.
Pembuluh darah ; merokok menyebabkan lapisan sel
pada dinding pembuluh darah rusak. Akibatnya, lemak mudah tertimbun dan aliran
darah terganggu.
ZAT ADIKTIF KIMIA
Zat adiktif adalah semua zat atau
bahan kimia yang dapat menimbulkan kecanduan atau ketergantungan pada manusia.
1.
Jenis Zat Adikitif
a.
Narkotika
b.
Psikotropika
c.
Alkohol
A. Narkotika
Narkotika adalah
semua zat atau bahan yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik
sintetis maupun semisintetis, yang dapat menurunkan atau menyebabkan perubahan
kesadaran seseorang, menghilangkan rasa nyeri, dan menimbulkan kecanduan.
1.
Opium
Opium verasal dari getah tumbuhan Papaver somniverum yang belum masak.
2.
Ganja
Ganja berasal dari daun tumbuhan Cannabis sativa yang mengandung zat psikoaktif (zat yang dapat
mempengaruhi mental dan tingkah laku seseorang.
3.
Kokain
Kokain
adalah bubuk putih yang berasal dari daun koka (Erythroxylum). Kokain dahulu digunakan dalam bidang medis sebagai
anestesi (obat pembius)lokal. Namun, sekarang kokain tidak lagi digunakan
sebagai anestesi karena telah ditemukan bahan psikoaktif lain yang relatif
lebih aman.
4.
Heroin
Heroin
adalah zat narkotika yang dapat memberikan rasa senang yang luar biasa pada
pemakainya sehingga lupa dengan semua masalah yang sedang dihadapinya. Heroin
tergolong zat psikoaktif yang paling banyak disalahgunakan orang. Meski heroin
berwarna putih namun di passaran gelap,
heroin sering dijumpai dalam berbagai wrana. Zat berbahaya yang disebut dengan putauw juga mengandung heroin. Pemakaian
heroin dalam dosis yang tinggi dapat menimbulkan kematian.
5.
Morfin
Morfin
adalah zat yang tergolonh opoida alami yang berasal dari getah buah opium.
Morfin berupa kristal putih, menyerupai kokain, yang dapat menekan pusat
pernafasan. Morfin juga dapat mengganggu siklus menstruasi, sembelit, dan efek
samping berbahay a lainnya.
6.
Kodein
Kodein
adalah zat analgesik yang lemah. Kekuatan kodein hanay sekitar sperduabelas
kekuatan morfin. Kodein sering digunakan sebagai analgesik pada obat batuk yang
kuat.
B.
Psikotropika
1.
Amfetamin
Amfetamin
adalah zat adiktif yang tergolong stimulan karena dapat mempercepat proses
tubuh melalui sistem syaraf pusat. Amfetamin sering disalahgunakan sebagai obat
penurun berat badan dan doping bagi
olahragawan. Pemakaian amfetamin dalam jangk apanjang dapat menimbulkan
ketergantungan.
2.
Ekstasi
Ekstasi
adalah salah satu zat`yang mengandung amfetamin. Ekstasi dapat menimbulkan
perasaan terlalu segar, tidak mengantuk, dan tidak lekas lelah. Akan tetapi,
ekstasi dapat menyebabkan pemakainya mengalami dehidrasi. Hal ini karena
pemakai ekstasi biasanya tidak merasa haus. Pemakai ekstasi dalam waktu lama
akan mengganggu daya ingat dan sistem koordinasi tubuh (seperti gerakan tangan
dan kaki).
C.
Alkohol
Alkohol merupakan contoh zat
depresan. Alkohol adalah senyawa kimia yang dikenal dengan nama etanol (C2H5OH).
Alkohol diperoleh dari hasil fermentasi berbagai jenis tanaman. Misalnya
singkong dan anggur. Singkong dapat diolah menjadi tapai dan jika diteruskan
hingga berapa lama, akan menjadi etanol. Dan buah anggur dapat diolah menjadi
minuman yang ada alkoholnya sehingga menjadi minuman keras. Dalam dosis yang
rendah, mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan timbulnya perasaan euforia atau
kegembiraan yang tidak jelas penyebabnya. Akan tetapi, jika dikonsumsi dalam
dosis tinggi dapat menyebabkan mabuk, dan yang lebih parah juga dapat
menyebabkan kematian.
Dalam
bidang kedokteran, alkohol merupakan bahan kimia yang sangat besar peranannya.
Alohol sering digunakan sebagai cairan pelarut dan dapat digunakan untuk
membunuh kuman-kuman atau bakteri (bahan
antiseptik).
D.
Rokok
Rokok adalah gulungan bubuk tembakau yang mengandung
senyawa psikoaktif yang disebut nikotin. Asap rokok berbahaya bagi kesehatan.
Ketika seseorang merokok, asap rokok akan masuk ke sistem pernafasan hingga ke
paru-paru. Orang-orang yanng tidak merokok tetapi berada di dekat perokok akan
menghirup asap yang sama, orang seperti ini disebut sebagai perokok pasif.
Perokok aktif mauoun pasif mmepunyai risiko yang sama. Mengapa asap rokok
begitu berbahaya bagi kesehatan? Bagaimana cara menghindari dan mencegahnya?
Marilah kita pelajari lebih jauh di my website !!!!!!!
Zat-zat
berbahaya pada rokok
1.
Karbon monoksida (CO)
Karbon
monoksida dikenal sebagai zat racun. Gas karbon monoksida akan megikat
hemoglobin pada darah manusia sehingga kemampuan fungsi darah untuk mengikat
oksigen berkurang.
2.
Nikotin (C 10H14N2)
Nikotin
adalah senyawa kima yang dapat menimbulkan efek ketagihan atau ketergantungan
serta menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker pada paru-paru. Nikotin pada asap
rokok yang diisap hanya membutuhkan waktu 9 detik untuk mencapai otak manusia.
Akibatnya, tekanan darah naik, ritm epernafasan meningkat, dan sistem saraf
pusat terstimulasi.
3.
Tar
Tar merupakan sisa pembakaran yang dapat kita llihat
pada pipa rokok. Tar adalah zat yang
sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kanker (mengandung
bahan karsinogenik). Warnanya
hitam dan lengket yang akan membuat gigi, jari, dan kuku perokok berwarna
kuning kehitaman. Selain itu, tar mengakibatkan gerakan rambut getar di saluran
pernafasan berhenti. Padahal, rambut getar ini berfungsi untuk mencegah bahan
yang berbahaya masuk ke saluran pernafasan.
4.
Nitrogen oksida (N2O)
Pada dosis yang cukup, gas ini dapat menimbulkan
keinginan tertawa spontan tanpa sebab.
Namun, gas nitrogen oksida ini dapat menekan rasa sakit pada manusia
sehingga digunakan sebagai obat bius di bidang medis.
5.
Hidrogen Sianida (HCN)
Gas hidrogen sianida adalah gas racun yang sangat berbahaya
bagi kesehatan manusia.
6.
Amonia
Amonia adalah gas yang berbau sangat busuk, beracun,
dan bersifat korosif.
7.
Metanol
Metanol adalah senyawa kimia dari alkohol yang juga
sangat beracun.
Setiap bahan yang terkandung dalam rokok
sangat merugikan bagi kesehatan manusia. Akan tetapi, mengapa manusia masih jug
amerokok? Jawabnya adalah, berhenti merokok bagi seorang perokok adalah hal
yang sulit untuk dilakukan. Karena menghisap rokok itu rasanya enak. Jadi,
perokok sangat sulit untuk berhenti merokok alias kecanduan. Oleh karena itu,
kalian tidak boleh mencoba-coba merokok, karena akibatnya akan sangat berbahaya
bagi tubuh.
Pengaruh Rokok Bagi Tubuh :
E.
Kafein
Kafein adalah zat psikoaktif yang terkandung dalam
kopi, daun teh, dan coklat. Setelah meminum kafein, seseorang akan merasa segar
dan bergairah. Akan tetaoi, dalam dosis tinggi, kafein dapat menimbulkan rasa
cemas.
Dampak Zat Adiktif
a.
Stimulasi : stimulasi adalah gejala yang terjadi
pada sistem syaraf pusat untuk mempercepat proses-proses dalam tubuh. Akibat
percepatan proses dalam tubuh, pengguna stimulan akan terlihat sehat, tidak
mengantuk, ceria, segar, dsb. Contoh stimulan antara lain, kafein pada kopi,
nikotin pada rokok, kokain, dan emfetamin.
b.
Depresi : depresi adalah gejala yang terjadi
pada saraf pusatuntuk memperlambat proses dalam tubuh. Depresi menyebabkan
tururnnya kesadaran seseorang pada dunia sekelilingnya. Di bidang medis,
depresan digunakan untuk mengobati pada orang yang mengalami insomnia
(kesulitan tidur). Contoh zat-zat yang tergolong depresan antara lain, alkohol
dan obat penenang.
c.
Halusinasi : halusinasi adalah gejala yang
terjadi pada syaraf manusia yang menyebabkan khayalan. Halusinasi menyebabkan
penderita mendengar suara, melihat benda, dan merasakan berbagai hal yang
sebenarnya tidak ada sama sekali. Akibat halusinasi adalah penderita tertawa
sendiri, bergerak dan berbicara sendiri tak menentu. Zat yang dapat menyebabkan
halusinasi adalah halusinogen. Zat ayang tergolomg halusinigen adalah LSD (lysergic
acid diethylamide).
Pencegahan
bahaya zat adiktif
1.
Jangan sekali-kali mencoba dengan kadar
berapapun, dengan jenis apa pun, dan dengan dalih apa pun.
2.
Bergaul dengan orang yang baik-baik.
3.
Dapatkan kasih sayang yang tulus dari keluarga
dan membuat keluarga yang harmonis.
4.
Waspada terhadap hidup dan lingkungan. Katakan
TIDAK pada narkoba!
5.
Mendekatkan diri pada Tuhan YME.
Langganan:
Komentar (Atom)